Kategori
Tidak Dikategorikan

AKLAMASI: 15 JUTA

Oktober lalu, saya membaca fraksi Demokrat “walk out” dari Rapat Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja. Dan hari ini, saya pun menyaksikan hal serupa, meskipun sama-sama berwarna “biru”, tapi ini beda. Kalau Oktober lalu itu pelakunya adalah fraksi dari Partai Demokrat, tapi walk out yang ini adalah dari DPK KNPI Poleang Barat dalam Musda ke-IV KNPI Kabupaten Bombana.

Musda KNPI yang dilaksanakan di Boepinang ini memang dari awal sudah membuahkan banyak curiga dan kongkalikong. Pasalnya, KNPI yang selaku mulut dimana OKP kabupaten Bombana bersarang, itu mendapatkan anggaran sampai ratusan juta setiap tahunnya. Sampai-sampai, pendaftaran calon ketua KNPI dipatok tarif sebanyak 15 juta per kepala. Jadi, pemuda yang berdompet tipis dan punya visi-misi yang banyak, akan gugur sebelum mendaftarkan diri.

15 juta itu memang mengundang curiga untuk dikritik. Bahkan, Ketua Umum HMI Cabang Semarang pun ikut berkomentar panjang akan hal itu dan diberi judul: “Surat cinta untuk penyelenggara Musda ke-IV DPD KNPI Kabupaten Bombana”. Meskipun isinya bukanlah surat cinta, namun maksudnya juga sama, yakni meminta kejelasan dan kepastian akan alasan dibalik 15 juta itu. Karena tidak mendapatkan tanggapan dari Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), maka kritikan tersebut dilayangkan kembali saat Musda yang berlangsung sore sampai selesai Maghrib tadi.

Karena tak diberikan kesempatan untuk menjelaskan kritikan atas 15 juta tersebut, maka DPK Poleang Barat memilih walk out dari Musda tersebut. Pun bagi saya, alasan yang diajukan oleh presidium sidang untuk menjawab kritikan 15 juta itu tak masuk akal. Untuk disumbangkan ke mesjid, pesantren, untuk pelantikan, dan alasan lain yang tak kuat saya tulis. KNPI dengan porsi anggaran sampai ratusan juta dari APBD beralasan seperti itu?! Bahkan dalam Musdanya mengusung tema, “Konsolidasi pemuda dalam bingkai bhineka tunggal Ika”.

Dalam Musda ke-IV, sebanyak 31 OKP dan 16 DKP menjadi peserta yang dinyatakan lolos berkas dan punya hak untuk memilih. Dan lagi, curiga. Sebanyak 31 OKP yang lolos berkas itu tidak ditampakkan buktinya secara administratif berupa surat keputusan yang dapat dilihat, diraba, dan diterawang. Legalitas itu hanya sebatas pernyataan dari presidium, bahwa itu adalah rekomendasi dari Sul-Tra. Bila memang ada surat rekomendasi, atau berupa surat keputusan, tidakkah lebih transparannya agar dibagikan kepada peserta?

Pembungkaman yang dilakukan oleh presidium sidang, tidak transparannya administrasi persidangan, dan didukung peserta yang asal sepakat, maka lengkap sudah, Aklamasi. Anggota DPRD kabupaten Bombana, yang juga calon tunggal DPD KNPI kabupaten Bombana menjadi pemenang dari awal untuk perhelatan ini. Setelah aklamasi, bagi-bagi jabatan dilanjutkan.

Kategori
Tidak Dikategorikan

DUA HARI PERINGATAN BAGI PEMUDA

Dua hari peringatan bagi pemuda

28 Oktober berlalu. Dan sekarang, dua hari pasca peringatan hari pahlawan semua kembali normal. Sampah kemasan air mineral, kardus, kue basi, dan sisa kain dari pertunjukan dibakar. Surat ijin kegiatan dan pemberitahuan menumpuk di laci-laci meja kepala-kepala dan ketua-ketua untuk menunggu giliran menjadi abu, lalu hilang bersama bisingnya kesibukan

Pamflet yang pernah disebar hanya jadi sampah virtual. Berserakan di sana-sini. Dan setahun dari sekarang, tak ada yang nampak lebih baik dapat dilakukan. Peringatan hari sumpah pemuda yang hanya dirayakan oleh Himpunan Mahasiswa Bombana (Kolaka) seperti membenarkannya, sekaligus menyalahkannya.

Semangat pemuda semestinya tercermin dalam
Organisasi yang mengatasnamakan pemuda. Tetapi, pada 28 Oktober itu, suara serak-serak pertunjukan teatrikal, puisi dan orasi hanya didengar dari organisasi yang secara swadaya melaksanakannya dengan khidmat. Bukan sekedar baleho yang dipajang di pinggir jalan raya, yang kita tahu, ia akan bernasib seperti kardus, kemasan air mineral, dan sisa kain pertunjukan seperti di atas.

Berselang 15 hari. Dua hari yang lalu, tak ingin kehilangan suara meskipun serak, Hipmab kolaka kembali merayakan hari pahlawan dengan bertajuk pemuda lagi. Kegiatan yang terlaksana di halaman Kantor Kecamatan Poleang Barat itu, meski tak mendapat anggaran pertahun dari pemerintah seperti organisasi kepemudaan lainnnya, merupakan upaya untuk memperkenalkan semangat kepemudaan yang semestinya dimiliki oleh pemuda di Bombana. Semangat kepemudaan yang diperkenalkan lewat puisi dan orasi kebangsaan ini adalah semangat membangun jiwa nasionalisme lewat karya. Kearifan lokal, adat istiadat, dan tradisi lainnya diperkenalkan kembali lewat dua hari peringatan tersebut.

Perkembangan teknologi yang menggeser interaksi manusia bahkan budaya, menjadi tantangan tersendiri bagi Hipmab Kolaka dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Isu-isu nasionalisme dan agenda – agenda kepemudaan yang dikemas dalam puisi dan drama masih asing bagi masyarakat. Puisi teatrikal berjudul “Elegi 10 November” yang disajikan dengan satire tak menimbulkan respon apa-apa saat ditampilkan. Dan memang diakui, seni pertunjukan semacam itu adalah hal yang baru di daerah ini.

Salah satu agenda kepemudaan yang diusung dalam dua kegiatan peringatan tersebut adalah literasi bagi pemuda. Pada saat peringatan hari sumpah pemuda tersebut, Hipmab Kolaka turut menggekar lapak baca. Hal ini dimaksudkan agar pemuda yang datang pada saat itu busa tertarik melihat berbagai jenis buku yang dihampar di atas meja.

Selain lapak baca pada peringatan hari sumpah pemuda, semangat untuk mengusung literasi pemuda ini kembali diperkenalkan lewat hari pahlawan. Dalam pidato dan orasi dihari pahlawan tersebut, Hipmab Kolaka memperkenalkan para pendiri bangsa dan tokoh pahlawan yang gemar membaca seperti Ir Soekarno, Moh Hatta, Tan malaka maupun Ki hadjar Dewantara. Dari tradisi membaca mereka yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, diharapkan mampu memberi motivasi bagi pemuda untuk mengikuti salah satu jejak para pendiri bangsanya: membaca.

Bukan sekedar kegiatan yang menyisakan sampah lalu menyusahkan orang lain untuk membersihkannya seperti baleho di pinggir jalan itu, dua agenda kegiatan tersebut –membangun jiwa nasionalisme dan semangat kepemudaan: literasi pemuda– yang disampaikan dalam peringatan hari sumpah pemuda dan hari pahlawan, Hipmab berharap dapat turut andil dalam pembangunan daerah sesuai kapasitasnya sebagai organisasi mahasiswa di daerah Bombana.

12 November 2020

Kategori
Tidak Dikategorikan

Antusias (hipmab kolaka) menyambut hari pahlawan

Menjelang peringatan hari pahlawan 10 November 2020, Himpunan Mahasiswa Bombana (HIPMAB KOLAKA) kembali membuat agenda kegiatan.

Dalam memperingati hari yang menjadi pertempuran sekaligus sebagai bentuk perlawanan terbesar bangsa ini, HIPMAB KOLAKA mengusung tema kegiatan: “Menyematkan Jiwa Patriotisme Ditengah Arus Teknologi yang Mengalienasi Pemuda”. Tema ini, menurut Ketua Korcam Poleang Barat cukup mencerminkan dan bisa menjadi solusi alternatif dari banyaknya persoalan yang terjadi di berbagai daerah sekarang ini.

“Dengan mengingat pahlawan dan perjuangannya atas negri ini, kita bisa ikut terlibat begitu dalam bentuk yang beda. Siapapun bisa bersimpati atas mereka (pahlawan bangsa Indonesia yang telah gugur), apalagi kita hidup di atas tanah yang mereka perjuangkan saat itu…” Tutur Ansar, Ketua Korcam POL-BAR, Minggu (8/11).

Bila mendapat ijin dari pemerintah dan pihak keamanan, Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Poleang Barat, tepatnya di halaman Kantor Kecamatan Poleang Barat.

Mengingat lokasi tersebut begitu strategis untuk pelaksanaan kegiatan ini, HIPMAB KOLAKA akan melaksanakan beberapa item kegiatan seperti orasi kebangsaan, teatrikal puisi, pembacaan puisi, dan refleksi atas sejarah salah satu pahlawan.

Dalam kegiatan tersebut juga diharapkan akan menjadi edukasi tentang sejarah para pahlawan Indonesia. Dan juga menjadi salah satu langkah bagi pemuda untuk membela tanah airnya dalam bentuk kegiatan seperti ini.

Sumber : hipmab kolaka

Kategori
Tidak Dikategorikan

Korcam poleang barat (HIPMAB KOLAKA) melaksanakan baksos sekitaran wisata permandian balasari bersama masyarakat desa balasari yang di pimpin langsung oleh bapak kepala desa AMBO LOLO

Masyarakat desa balasari dan Kordinator Kecamatan Poleang Barat Himpunan Mahasiswa Bombana (HIPMAB KOLAKA) menggelar bakti sosial dan kemah santai di taman wisata alam indah Desa Balasari. Kegiatan Tersebut merupakan rutinitas mingguan masyarakat desa balasari dan juga merupakan salah satu program kerja, Korcam Poleang Barat (HIPMAB KOLAKA).

Kegiatan tersebut di laksanakan pada hari sabtu, 07 November 2020, kegiatan ini di pandu langsung oleh Kepala Desa Balasari. Kegiatan di awali dengan membagi kelompok kerja, ada yang di bagi membersihkan sampah, ada yang mebuat gasebo gasebo, ada yang meratakan timbunan, ada juga yang mengangkat batu dan pasir untuk meratakan pinggiran permandian.

Dalam kegiatan ini nampak sekali semangat gotong royong masyarakat desa balasari, di karenakan tak kurang dari 100 orang warga desa balasari dan mahasiswa yang ikut dalam kegiatan baksos tersebut.

Di temui di tempat Kepala Desa Balasari, Ambo lolo mengatakan “kegiatan bakti sosial ini di lakukan oleh warga desa balasari setiap seminggu sekali, supaya permandian ini tetap terlihat bersih, rapih dan terlebih lagi pembangunan infrastruktur bisa lebih cepat dari target yang di tentukan.”

“Taman wisata ini di upayakan rampung secepat mungkin supaya kedepan wisata ini dapat menjadi sumber ekonomi desa balasari dan bisa membantu pembangunan desa balasari, terlebih lagi dapat membuka peluang kerja bagi pemuda pemuda desa balasari, dan juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat.” Tambahnya.

Sementara itu Ketua Umum HIPMAB KOLAKA, syamsul rijal mengatakan sangat beryukur karena di terima baik dalam melakukan kegiatan Camp sekaligus bisa membantu baksos masyarakat desa balasari. Dan sangat mendukung penuh pembangunan taman wisata di desa balasari, semoga menjadi spot wisata terbaik di bombana, ungkapnya.

Ketua Korcam Poleang Barat, Ansar melanjutkan bahwa kegiatan camp dan baksos ini merupakan program kerja Korcam Poleang Barat HIPMAB KOLAKA. Kegiatan ini bertujuan menjalin silaturahmi sesama anggota Himpunan sekaligus mengekspos potensi potensi wisata yang berada di Poleang Barat karna wilayah poleang barat terkenal akan potensi wisatanya.

Kegiatan bakti sosial ini berakhir pada jam 11 : 30 siang dan berlangsung secara baik. Kegiatan ini di tutup dengan sesi foto bersama. (Sabtu/07/11/2020. Bung Al.)

Kategori
Tidak Dikategorikan

Dialog keperempuanan yang di selenggarakan oleh (HIPMAP) kendari & (HIPMAB) kolaka

Sumber : bung Al

Kordinator pemberdayaan perempuan Himpunan Pelajar Mahasiswa Poleang (HIPMAP) Kendari, dan Kordinator Pemberdayaan Perempuan Himpunan Mahasiswa Bombana (HIPMAB) Kolaka, menggelar Kegiatan Dialog keperempuanan di gedung CEC Boepinang. ( Sabtu, 31 Oktober 2020 )

Dalam kegiatan tersebut nampak meja bersusun membundar, dengan susunan buku di atas meja sebagai bahan bacaan sebelum dimulainya Dialog. Dialog tersebut di isi oleh dua perpempaun hebat sabagai narasumber, Irfa Ekasanti, S.Km, M.Kes Dan Hasnidar.

Kegiatan tersebut bertema ” Terpenjaranya kaum perempuan dalam dogma perpolitikan”. Tema tersebut Bertujuan Memberikan Edukasi edukasi bagi kaum perempuan atas Dogma Politik, yang menjadikan kaum perempuan terdiskriminasi dan juga mengeduksi kaum perempuan tentang persamaan hak hak di setiap bidang dan profesi lainnya termasuk dalam ranah politik.”ungkap ketua panitia, Nur amalia.

Sementara itu ketua umum Himpunan pelajar mahasiswa poleang ( HIPMAP ) Kendari mengatakan sangat mendukung kegiatan tersebut di karenakan kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi sesama pemuda pemudi bombana terutama Himpunan Mahasiswa Bombana ( HIPMAB ) Kolaka dan Himpunan Pelajar Mahasiswa Poleang (HIPMAP) Kendari. Tambahnya ” Perempuan Ibarat Tiang Dalam Negara, Jika perempuan dalam suatu negara baik maka negara akan baik jika perempuan dalam suatu negara buruk maka negara akan buruk ucapnya sebelum membuka kegiatan.”

Ketua umum Himpunan Mahasiswa Bombana ( HIPMAB ) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena tidak bisa di pungkiri perempuan juga bisa terlibat dalam ranah perpolitikan selama itu tidak mediskirkriminasi. Dan perempuan pun dan berperan baik dalam mengembangkan daerah terutama bombana terlebih lagi wilayah poleang,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua jam, dan dialog tersebut berjalan dengan baik baik hingga selesai. ( GEDUNG CEC, Boepinang, Bung Al.)

Kategori
Tidak Dikategorikan

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA HIMPUNAN MAHASISWA BOMBANA (HIPMAB) kolaka MELAKUKAN AKSI PEMBAGIAN BUNGA BERSAMA SEKCAM POLEANG

Rabu, 28 Oktober 2020, Himpunan Mahasiswa Bombana (HIPMAB KOLAKA) kembali menggelar kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai lanjutan dari aksi berbagi bunga.

Kegiatan peringatan di malam hari tersebut berbeda dari sebelumnya, Kali ini kegiatan tersebut di hadiri oleh berbagai kalangan pemuda, kalangan masyarakat, lembaga-lembaga organisasi dan instansi pemerintahan setempat. Tak kurang dari 100 orang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut.

” Saya bersyukur kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda di hadiri oleh banyak orang. Baik dari kalangan pemuda dan pemerintah setempat, saya sangat berterima kasih kepada tokoh-tokoh pemuda dan pemerintah yang telah mendukung kegiatan kami terutama pemerintah kecamatan Poleang. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan semangat berkarya, semangat berinovasi bagi pemuda pemudi Bombana” kata Aidil Aswar selaku Ketua panitia.

Kegiatan HIPMAB KOLAKA Bertema ” Meningkatkan Kreatifitas Pemuda dalam Berkarya”. Hal ini nampak di panggung pernak pernik, ukiran ukiran kayu, gantungan kunci, kapal finisi sebagai buah karya pemuda Bombana.

Dan terlebih lagi pada kegiatan tersebut ditampilkan puisi-puisi, lagu perjuangan, musikalisasi puisi, dan Taetrikal.

“Kegiatan Yang kami lakukan berlangsung dari pagi yakni pembagian bunga dan di lanjutkan kegiatan malam. Panitia kegiatan menampilakan sebuah Teatrikal dengan konsep perjuangan pemuda melawa Belanda. Hal ini kami konsep supaya Pemuda dapat melihat perjuang pemuda pemuda terdahulu dalam meperjuangkan kemerdekaan, dan dapat di jadikan sebagai inspirasi, bahwa pemuda hari ini bisa ikut meperjuangan kelangsungan kemerdekaan melalui kreatifitas, melalui karya dan melalui inovasi-inovasi baru.” Kata Syamsul Rijal Selaku Ketua Umum himpunan Mahasiswa Bombana

“semoga kegiatan ini dapat mencapai tujuan yang kami inginkan yakni meningkatkan semangat pemuda dalam berkratifitas, berkarya dan berinovasi.”Tambahnya

Kegiatan berlangsung hingga pukul 22.00 di Lapangan Merdeka Boepinang. Kegiatan tersebut berjalan lancar dan baik hingga selesai. ( Poleang, 28 Oktober 2020. Bung Al).

Kategori
Tidak Dikategorikan

KORCAM HIMPUNAN MAHASISWA BOMBANA (HIPMAB) kolaka

Oktober menjadi salah satu bulan yang bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Korcam Himpunan mahasiswa bombana melakukan aksi bagi bunga, di wilaya kec. poleang barat kab.bombana kepada setiap pengendara roda 2 (dua) dan roda 4 (empat) guna memperingat hari yang bersejarah atau hari SUMPAH PEMUDAH

Tutur kata korcam poleang barat: (Ansar)

Selain diawali dengan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, bulan ini juga diakhiri dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.

Momen Sumpah Pemuda sendiri begitu membanggakan dan membakar semangat, sebab ini merupakan awal kebangkitan pemuda-pemudi untuk memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rabu 28 oktober 2020

Kategori
Tidak Dikategorikan

Pemuda bombana bergerak cabut uu omnibus law

Senin 19 September 2020 puluhan kaum muda Bombana yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa dengan tema utama “CABUT UU OMNIBUS LAW” Massa aksi mulai berkumpul pada pukul 09.00 wita dan menuju ke titik aksi. Aksi massa dilakukan secara berpindah-pindah di 5 tempat berbeda di 5 kecamatan yang ada di Bombana yakni, poleang barat, poleang, poleang tengah,poleang selatan, serta poleang timur.

Dititik aksi, massa aksi membentangkan spanduk utama, pamflet, membagikan selebaran, serta melakukan orasi secara bergantian dengan isian secara garis besar bahwa UU Omnibus Law yang disahkan beberapa waktu lalu dengan dalih untuk membuka Investasi selebar-lebarnya, dengan demikian UU Omnibus Law ini membatalkan perlindungan lingkungan, mempermudah perusahaan perkebunan dan pertambangan untuk membuka hutan membongkar perlindungan tenaga kerja, menghapus upah sektoral, mengurangi uang pesangon pekerja, memfasilitasi banyak tanah terhadap petani dan masyarakat adat, dll. Serta aksi massa menyuarakan agar segera disahkannya RUU PKS mengingat semakin meningkatnya kasus kekerasan seksual namun sampai saat ini belum ada payung hukum untuk melindungi para korban dan menolak segala bentuk represif yang dilakukan aparat terhadap massa aksi.

Selain untuk merespon pengesahan UU Omnibus Law, aksi ini juga bertujuan untuk menggalang massa untuk aksi puncak pemogokan nasional yang juga akan diadakan di Bombana “aksi ini juga bertujuan untuk mengkapanyekan serta mengajak seluruh elemen masyarakat Bombana yang tidak sepakat dengan Omnibus law ini untuk bersama-sama melawan dengan pemogokan nasional yang juga akan diadakan di Bombana pada tanggal 22 Oktober mendatang di depan gedung DPRD Bombana, kawan-kawan yang ingin terlibat dan ingin berjuang bersama bisa menghubungi Humas Aliansi Bombana Bergerak” ungkap korlap aksi.

Dititik aksi yang terakhir tepatnya di simpang 3, tugu udang poleang timur setelah membentangkan spanduk, bagi seleberan serta orasi, massa aksi menyampaikan pernyataan sikap: 1. Cabut UU Omnibus Law, 2. Segera sahkan RUU PKS, 3. Menolak segala bentuk represif aparat terhadap massa aksi, sebagai penutup aksi.

Kategori
Tidak Dikategorikan

AKSI KAMPANYE ALIANSI PEMUDA BOMBANA BERGERAK, GAGALKAN OMNIBUS LAW

Penulis: AD.

Halobombana

Senin 19 September 2020 puluhan kaum muda Bombana yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa dengan tema utama “CABUT UU OMNIBUS LAW” Massa aksi mulai berkumpul pada pukul 09.00 wita dan menuju ke titik aksi. Aksi massa dilakukan secara berpindah-pindah di 5 tempat berbeda di 5 kecamatan yang ada di Bombana yakni, poleang barat, poleang, poleang tengah,poleang selatan, serta poleang timur.

Dititik aksi, massa aksi membentangkan spanduk utama, pamflet, membagikan selebaran, serta melakukan orasi secara bergantian dengan isian secara garis besar bahwa UU Omnibus Law yang disahkan beberapa waktu lalu dengan dalih untuk membuka Investasi selebar-lebarnya, dengan demikian UU Omnibus Law ini membatalkan perlindungan lingkungan, mempermudah perusahaan perkebunan dan pertambangan untuk membuka hutan membongkar perlindungan tenaga kerja, menghapus upah sektoral, mengurangi uang pesangon pekerja, memfasilitasi banyak tanah terhadap petani dan masyarakat adat, dll. Serta aksi massa menyuarakan agar segera disahkannya RUU PKS mengingat semakin meningkatnya kasus kekerasan seksual namun sampai saat ini belum ada payung hukum untuk melindungi para korban dan menolak segala bentuk represif yang dilakukan aparat terhadap massa aksi.

Selain untuk merespon pengesahan UU Omnibus Law, aksi ini juga bertujuan untuk menggalang massa untuk aksi puncak pemogokan nasional yang juga akan diadakan di Bombana “aksi ini juga bertujuan untuk mengkapanyekan serta mengajak seluruh elemen masyarakat Bombana yang tidak sepakat dengan Omnibus law ini untuk bersama-sama melawan dengan pemogokan nasional yang juga akan diadakan di Bombana pada tanggal 22 Oktober mendatang di depan gedung DPRD Bombana, kawan-kawan yang ingin terlibat dan ingin berjuang bersama bisa menghubungi Humas Aliansi Bombana Bergerak” ungkap korlap aksi.

Dititik aksi yang terakhir tepatnya di simpang 3, tugu udang poleang timur setelah membentangkan spanduk, bagi seleberan serta orasi, massa aksi menyampaikan pernyataan sikap: 1. Cabut UU Omnibus Law, 2. Segera sahkan RUU PKS, 3. Menolak segala bentuk represif aparat terhadap massa aksi, sebagai penutup aksi.

Kategori
Tidak Dikategorikan

KELUARGA BESAR HALO BOMBANA MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA MASING-MASING KORDINATOR KECAMATAN HIMPUNANA MAHASISWA BOMBANA (HIPMAB) kolaka

Himpunan mahasiwa bombana (HIPMAB)  kolaka telah menentukan masing-masing kordinator kecamatan yang tersebar 14 kordinator  terdiri dari 22 kecamatan sekabupaten bombana Rapat ini di selenggarakan Di Kecematan Poleang, Kelurahan Boepinag Gedung CEC Lapangan Merdeka/14-10-2020. Tutur kata: Demisoner hipmab kolaka Yang menjadi permasalahan di usia 5 tahun semenjak berdirinya ( 11-04-2015 ) Himpunan Mahasiswa Bombana ( HIPMAB […]

KELUARGA BESAR HALO BOMBANA MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA MASING-MASING KORDINATOR KECAMATAN HIMPUNANA MAHASISWA BOMBANA (HIPMAB) kolaka
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai